Langkah-langkah untuk bisa yakin untuk menikah & Menentukan apakah calon mu yang terbaik untuk mu
Sebagai seseorang yang awam mengenai cinta. Awalnya saya sempat ragu untuk meneruskan hubungan saya dengan calon suami saya dulu. Tapi akhirnya saya memberanikan diri untuk bisa memulai kehidupan baru dan memegang status yang lebih besar bersamanya, yaitu menjadi suami dan istri.
Langkah pertama yang saya rasa penting untuk bisa yakin menikah, tentu saja ada pada dirimu sendiri. Di umur mu yang sekarang entah berapapun itu, pasti untuk memilih menikah merupakan keputusan yang sangat besar dan perlu banyak pertimbangkan.
1. Mental
Apakah mental mu siap menjadi istri. Menjadi istri itu menurut saya harus taat pada suami, dan kita sebagai perempuan independent kadang bisa kemana-mana sendiri, dan bisa melakukan semua hal apapun sendiri. Kita harus lebih siap menerima kalau misalnya nanti ada sosok yang ingn selalu membantu mu, dan selalu ada untukmu. Emosi jiwa juga penting. Jangan sampai kamu yang dulu suka marah-marah menjadi tidak terkendali ketika ada masalah yang muncul di pernikahan. Pastikan kamu bisa menerima semua perasaan yang ada dibenak mu. Entah senang, sedih, kecewa. Semua bisa dilalui kok. Intinya selalu berusaha tenang dan serahkan semua nya kepada Allah jika sudah tidak tahu harus berbuat apa lagi. Banyak-banyak ikut kursus pra pernikahan ya.
2. Finansial
3. Ilmu Agama
Ilmu agama dalam rumah tangga itu sangat penting ya menurut ku. Bagaimana keseharian calon mu dan kamu. Kedua nya sering sholat atau baca alquran tidak setiap hari. Tanyakan saja terus terang kepada calon mu. Jikalau memang serasi dan kamu menerima dia dengan kekurangan dalam agamanya , kamu bisa melanjutkan ke jenjang yang lebih serius. Ingatkan terus kepada calon mu kalau nanti setelah menikah rencana ibadah mu dengan dia akan seperti apa. Mau yang biasa-biasa saja, atau lebih islami seperti sering sholat bareng, ke mesjid bareng, dll.
4. Persetujuan Orang Tua, Keluarga dan Teman terdekat mu
Ketika kamu sudah yakin dengan sosok calon mu. Baik nya kamu perkenalkan calon mu ke teman mu, kakak-kakak mu, dan lihatlah penilaian dia terhadapmu . Tentu kalau sudah serius banget, perkenalkan calon mu kepada orang tua mu. Lihat tanggapan mereka. Biasanya orang tua lah yang lebih mengerti sifat mu, dan juga bisa menilai karakter jodoh mu memang baik gak untuk mu.
5. Temukan alasan kenapa kamu memilihnya
Entah wajahnya yang kurang ganteng/cantik menurut mu, entah karena senyumnya yang manis, kepribadiannya, agamanya, cara komunikasinya. Coba lihat kembali satu saja yang buat kamu yakin dengannya.
6. Membuat rencana jangka panjang dengan calon mu
Tanyakan pada dia visi misi menikah dia seperti apa, mau dibawa kemana keluarga mu nanti, tujuan dia menikah untuk apa, tujuan kamu menikah untuk apa, rencana apa setelah menikah, apakah ingin langsung punya anak, apakah nanti kamu boleh bekerja/tidak, cita-cita berdua yang ingin dilakukan setelah menikah, juga kebiasaan baik, dan buruk pasangan dan kamu sendiri juga penting untuk di diskusikan.
7. Istikhoroh
Coba sholat istikhoroh setiap hari, dan berdoa istikhoroh. Biasanya rasa ragumu akan menjadi berkurang, atau ada mimpi-mimpi yang bisa meyakinkan keraguan mu. Berdoa kepada Allah jika calon mu yang terbaik untuk mu maka dekatkan lah, namun jika tidak tolong jauhkanlah dan berikan jodoh yang lebih baik.
Sholat istikhoroh dilakukan dua kali, bisa setelah setelah sholat fardhu, di setiap waktu juga bisa.
Setelah sholat istikharah kita dianjurkan untuk membaca doa berikut ini:
"Allahumma inni astakhiruka bi ilmika, wa astaqdiruka bi qudratika, wa as-aluka min fadhlika, fa innaka taqdiru wa laa aqdiru, wa talamu wa laa alamu, wa anta allaamul ghuyub.Allahumma fa-in kunta talamu hadzal amro (sampaikan persoalan yang kamu bimbangi…) khoiron lii fii aajili amrii wa aajilih (aw fii diinii wa maaasyi wa aqibati amrii) faqdur lii, wa yassirhu lii, tsumma baarik lii fiihi.Allahumma in kunta talamu annahu syarrun lii fii diini wa maaasyi wa aqibati amrii (fii aajili amri wa aajilih) fash-rifnii anhu, waqdur liil khoiro haitsu kaana tsumma rodh-dhinii bih".
Artinya:
“Ya Allah, sesungguhnya aku meminta pilihan yang tepat kepada-Mu dengan ilmu pengetahuan-Mu. Dan aku mohon kekuasaan-Mu (untuk mengatasi persoalanku) dengan kemahakuasaan-Mu. Aku mohon kepada-Mu sesuatu dari anugerah-Mu Yang Maha Agung. Sesungguhnya Engkau Mahakuasa, sedang aku tidak kuasa, Engkau mengetahui, sedang aku tidak mengetahuinya dan Engkau adalah Maha Mengetahui hal yang ghaib. Ya Allah, jika Engkau mengetahui bahwa urusan ini (sampaikan persoalan yang kamu bimbangi…) lebih baik dalam agamaku, dan akibatnya terhadap diriku sukseskanlah untuk ku, mudahkan jalannya, kemudian berilah berkah. Namun jika Engkau mengetahui bahwa persoalan ini lebih berbahaya bagiku dalam agama, perekonomian dan akibatnya kepada diriku, maka singkirkan persoalan tersebut, dan jauhkan aku daripadanya, takdirkan kebaikan untuk ku di mana saja kebaikan itu berada, kemudian berilah kerelaan-Mu kepadaku".
Sekian langkah-langkah untuk bisa yakin menikah dan menentukan calon mu yang terbaik untuk mu atau tidak. Semoga tips nya bisa membantu ya. Yang terpenting adalah dirimu sendiri. Sebaik-baiknya pernikahan adalah yang membuat dirimu bahagia dan mendekatkan dirimu dan calon mu kepada agama Allah.